Hotspot di Pulang Pisau Berkurang Setelah Hujan

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 27 September 2019 - 17:26 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Hotspot atau titik panas di Kabupaten Pulang Pisau berkurang setelah wilayah ini diguyur hujan dan pemadaman yang dilakukan petugas pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Incident Commander (IC) Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Mayor Inf Mulyadi mengatakan, saat ini yang terpantau hanya ada empat titik api. Empat titik api itu dengan kepercayaan 80 sampai 100 persen. 

"Sebenarnya ada lebih dari empat titik api. Tetapi tingkat kepercayaan hingga 100 persen hanya ada empat titik. Namun kalau secara keseluruhan berkurang," kata Mul, Jumat, 27 September 2019. 

Ia menambahkan, empat titik api itu lokasinya di Kecamatan Kahayan Kuala. Di lokasi itu memang tak ada turun hujan. 

"Sementara di daerah lainnya turun hujan. Sehingga titik hotspotnya berkurang. Bahkan informasinya di Maliku itu sampai zero hari ini," ujar pria yang juga menjabat sebagai Pabung Pulang Pisau ini. 

Mulyadi mengakui bahwa masih ada asap tipis yang menyelimuti sebagian wilayah di Pulang Pisau. Dia berharap agar hujan kembali turun merata. 

"Tetapi kami tetap memantau dan melakukan pemadaman terhadap Karhutla yang terjadi. Harapan saya Karhutla ini cepat berlalu," tandasnya. (M.BADARUDIN/B-5)

Berita Terbaru