CIFOR Akui ISPO Jaminan Sawit RI Berkelanjutan

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 28 September 2019 - 10:05 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meski diterbitkan di Indonesia, tapi sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) sudah mengacu standar internasional, sehingga produk sawit Tanah Air sudah layak masuk pasar global.

Untuk itu, Lembaga penelitian kehutanan internasional atau Center for International Forestry Research (CIFOR) menilai sertifikat ISPO sebagai jaminan bahwa produk yang menggunakan sawit Indonesia berasal dari sumber-sumber yang baik dan berkelanjutan.

Namun demikian, menurut peneliti CIFOR Herry Purnomo di Jakarta, Kamis (26/9/2019), untuk meningkatkan kepercayaan itu, ISPO harus terbuka bagi pemantauan independen oleh masyarakat sipil serta pihak lain.

ISPO merupakan suatu sistem verifikasi untuk memastikan bahwa semua yang berasal dari perkebunan sawit, baik yang diperdagangkan dan diekspor, patuh pada hukum yang berlaku dan memenuhi aspek lingkungan, sosial dan ekonomi sebagaimana telah diidentifikasi para pihak dari pemerintah, sektor swasta serta masyarakat sipil.

Oleh karena itu, keterbukaan bagi pemantauan independen akan menjadi bukti bahwa sebagian besar produk turunan sawit Indonesia berasal dari perkebunan yang berkelanjutan.

“Keterbukaan ini akan menepis tudingan banyak kelompok antisawit bahwa sawit Indonesia buruk. Padahal faktanya, jauh lebih banyak sawit Indonesia yang baik karena telah bersertifikasi ISPO,” katanya di sela-sela Diskusi: Policy Dialog” Toward Sustainable Palm Oil in Indonesia”. (NEDELYA RAMADHANI/m)

Berita Terbaru