Kabut Asap Masih Selimuti Sampit Meski Sudah Hujan

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 28 September 2019 - 14:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kabut asap masih menyelimuti Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meski pada Jumat, 27 September 2019 hujan lebat mengguyur daerah ini.

Kabut asap di Sampit sendiri membuat jarak pandang 400 meter pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB dan pada pukul 09.00 WIB jarak pandang mulai membaik dengan 4.000 meter.

"Kabut asap saat ini masih selimuti wialayah Sampit dan sekitarnya, meskipun kemaren hujan deras," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, Sabtu 28 September 2019.

Kabut asap ini terjadi karena masih adanya sejumlah lahan di Kotim yang terbakar. Apalagi hujan yang terjadi pada Jumat, 27 September 2019 kemungkinan tidak mampu memadamkan kebakaran lapisan gambut hingga bagian bawah secara tuntas, sehingga menimbulkan asap pada pagi harinya.

"Hujan kemaren kemungkinan tidak mampu memadamkan kebakaran lahan gambut hingga ke lapisan bawah, sehingga asap kembali timbul pada paginya," katanya.

Sementara itu kualitas udara sendiri pada pukul 09.00 WIB mencapai 520,889 mikrogram, dengan kategori berbahaya.

Sedangkan pada pukul 10.00 WIB, menurun di angka 381,047 mikrogram, dan masih dalam kategori berbahaya. "Untuk kualitas udara masih dalam kategori berbahaya," terang Setiawan.

Sedangkan kemarau di Kotim sendiri diprediksi hingga akhir Oktober 2019, sehingga kemungkinan kebakaran lahan masih bisa terjadi di daerah ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru