BPBD Kapuas Pasang Alat Peringatan Dini Banjir di Sei Pinang

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 30 September 2019 - 09:50 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Kapuas melalui fasilitasi BNPB memasang alat peringatan dini banjir atau Flood Early Warning System (FESW) di wilayah hulu.

Pemasangan alat tersebut dilakukan terkait ancaman bencana banjir di wilayah hulu Kapuas, tepatnya di Desa Sei Pinang, Kecamatan Mandau Talawang.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan pemasangan sistem peringatan itu ditangani langsung BNPB yang berkerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Sinaga mengatakan, Early Warning System (EWS) merupakan sebuah tatanan penyampian informasi hasil prediksi terhadap sebuah ancaman kepada masyarakat sebelum terjadinya peristiwa yang dapat menimbulkan risiko.

"Tujuan dari EWS untuk memberikan peringatan agar penerima informasi dapat segera siap siaga dan bertindak sesuai kondisi, situasi dan waktu yang tepat sehingga diharapkan akan dapat meminimalkan risiko jika bencana itu terjadi," kata Panahatan Sinaga, Senin, 30 September 2019.

Dia mengatakan sistem peringatan dini ini berpusat pada masyarakat dan terdiri dari tujuh subsistem, yaitu penilaian risiko, sosialisasi, pembentukan Tim Siaga Bencana.

Kemudian penyusunan protap/SOP evakuasi, instalasi serta pelatihan operasional dan pemeliharaan, geladi evakuasi, dan membangun komitmen pemda dan masyarakat.

"Dengan terpasangnya FEWS di Sei Pinang, Kecamatan Mandau Talawang ini diharapkan selain menjadi peringatan dini bagi wilayah tersebut juga bisa menjadi peringatan bagi desa dan kecamatan di sepanjang alur sungai tersebut," tukasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru