Seorang Pelajar Tewas Kecelakaan di Parenggean

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 30 September 2019 - 14:22 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang pelajar berumur 16 tahun, warga Kecamatan Antang Kalang tewas setelah motor Scoopy yang dikendarainya bertabrakan dengan pengendara motor Jupiter di Jalan Poros Desa Karang Runggal - Desa Karang Sari, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Seorang pelajar 16 tahun, meninggal seusai motor yang dikendarainya bertabrakan dengan pengendara lain," ujar Camat Parenggean Siyono, Senin 30 September 2019. 

Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Minggu, 29 September 2019 sore. Saat itu korban tewas membonceng temannya yang juga berumur 16 tahun.

Dari arah Parenggean menuju Sampit. Sesampainya di tempat kejadian yang kondisi jalan lurus beraspal dan menanjak. 

Datang sebuah motor Jupiter yang dikendarai oleh Thomas Kaju (24) dengan membawa penumpang Moses Redo (45). Entah kenapa, tiba-tiba terjadilah laka lantas. Hal itu membuat kedua pengendara jatuh ke aspal, hingga mengalami luka-luka. 

Melihat kejadian tersebut, warga yang melintas langsung menolong keempat korban dan membawanya ke Rumah Sakit Pratama Parenggean untuk diberikan perawatan.

Tapi hanya beberapa jam dirawat, seorang korban yakni pengemudi motor Scoopy meninggal. Sedangkan tiga orang korban lainnya masih diberikan perawatan. 

"Kalau 3 korban lainnya masih dalam perawatan," kata Siyono. Mendapati kejadian tersebut, dirinya meminta kepada para pengguna jalan terutama di Kecamatan Parenggean agar bisa berhati-hati. Jangan terlalu memacu kendaraan tinggi, karena dapat menyebabkan kecelakaan nantinya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6) 

Berita Terbaru