DPRD Barito Timur Menyayangkan Jalan Pertamina Ditutup

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 01 Oktober 2019 - 21:46 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Timur Ariantho S Muller menyayangkan penutupan Jalan Pertamina di wilayah Desa Sumur, Kecamatan Dusun Timur. Akibat penutupan tersebut, masyarakat tidak bisa lagi berangkat bekerja melalui jalur tersebut.

"Sangat disayangkan dan menyayangkan adanya penutupan Jalan Pertamina. Hal itu berakibat aktivitas usaha masyarakat terhenti," ujarnya kepada wartawan, Selasa 1 Oktober 2019.

Jalan Pertamina yang ditutup merupakan satu-satunya jalur bagi masyarakat menjalankan aktivitas usaha. Seperti angkutan sawit dan batu bara menuju pelabuhan di Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat.

"Seharusnya penutupan jalan itu tidak lah terjadi. Itu bisa di bicarakan secara musyawarah antara perusahaan dan masyarakat," tutur politisi PKPI ini.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Bartim Nursulistio. "Penutupan jalan itu sangat disayangkan. Sebab berdampak kepada masyarakat yang menjalankan usaha di wilayah tersebut. Sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Dalam menyikapi permasalahan tersebut, DPRD akan memfasilitasi untuk melalukan rapat dengar pendapat antara para pihak yang berpolemik.

"Ada jadwal yang pas akan kita lakukan RDP dengan memgumpulkan informasi dari berbagai pihak. Dan akhirnya nanti masyarakat bisa beraktivitas dan melakukan usaha seperti biasanya," pungkas Nursulisti0. (PRASOJO/B-3)

Berita Terbaru