Todong Senapan Angin ke Tetangga Gara-gara Emosi Merasa Difitnah

  • Oleh Naco
  • 02 Oktober 2019 - 10:40 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Tersangka AS menodongkan senapa angin ke arah depan rumah korban tetangganya, Hendra. Penyebab, tersangka emosi karena merasa difitnah.

"Saya tidak terima waktu itu difitnahnya," kata tersangka kepada Jaksa Didiek Prasetyo Utomo, saat pelimpaham tahap II di Kejari Kotawaringin Timur, Rabu, 2 Oktober 2019.

Peristiwa itu terjadi pada 20 Juli 2019 malam di Jalan Ir H Juanda 28 Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang. Tersangka teriak-teriak marah dengan korban, hingga korban, istri dan anaknya yang tinggal disamping rumah tersangka bangun.

Mendengar tersangka marah-marah dan menyebut namanya, korban memanggil yang bersangkutan. Korban juga menanyakan penyebabnya hingga tersangka makin emosi.

Tersangka keluar membawa senapan angin menodong ke arah pintu rumah korban. Aksi itu membuat korban ketakutan. Apalagi saat tersangka melepaskan tembakan.

Korban keluar menyelamatkan diri bersama keluarganya dan langsung ke Polsek Ketapang melaporkan kejadian tersebut. Tersangka pun akhirnya diamankan.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 atau Pasal 335 KUHP. (NACO/B-11)

Berita Terbaru