Gubernur Ingatkan Penanganan Karhutla Tetap Dilakukan meski Status Transisi Darurat ke Pemulihan

  • Oleh Budi Yulianto
  • 02 Oktober 2019 - 23:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran melalui Plt Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Mofit Saptono Subagio, mengingatkan penanganan karhutla tetap dilakukan meskipun status transisi darurat ke pemulihan bencana. 

"Saya tetap memerintahkan kepada seluruh pihak terlibat dalam masa transisi darurat ke pemulihan untuk melanjutkan upaya-upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan. Serta pelayanan masyarakat yang terdampak dan masih memerlukan layanan kesehatan," pesan Gubernur melalui Mofit, Rabu, 2 Oktober 2019.

"Pastikan bahwa masyarakat yang terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan tetap mendapatkan layanan kesehatan yang memadai," imbuhnya.

Secara khusus, lanjutnya, diminta kepada seluruh pihak untuk menyusun rencana penanganan kebakaran hutan dan lahan yang lebih komprehensif, menyentuh akar persoalan kebakaran hutan dan lahan. Sehingga, pada tahun 2020, kejadian karhutla tidak terulang lagi.

Di sisi lain, Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu, bersinergi, terus menerus bersama melakukan berbagai upaya dalam menangani karhutla. Termasuk dalam hal melayani masyakarat yang terdampak. 

"Personel tetap melakukan patroli untuk melakukan pemantauan. Kita juga akan melaporkan hal ini ke BNPB," tutur Mofit. (BUDI YULIANTO/ADV/B-3)

Berita Terbaru