Ini Vonis Penjara bagi 2 Karyawan Sawit Terlibat Kasus Pembobolan Toko

  • Oleh Naco
  • 03 Oktober 2019 - 16:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pinsen Manek (28) dan Yanurius Besin (26), dua karyawan sawit, dijatuhi hukuman selama 18 bulan penjara atas kasus pembobolan toko yang mereka lakukan.

Sementara itu sebelumnya keduanya dituntut selama 18 bulan penjara oleh Jaksa Rahmi Amalia dalam kasus pembobolan toko milik korban Hasni Effendi. 

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 363 Ayat (2) KUHP," kata majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit yang diketuai AF Joko Sutrisno, Kamis, 3 Oktober 2019.

Pinsen warga Desa Tumbang Koling, Kecamatan Cempaga Hulu, sementara Yanurius warga Desa Hampalit, Kabupaten Katingan itu menyatakan menerima.

Keduanya dalam fakta persidangan mengaku melakukan pembobolan itu pada Sabtu, 22 Juni 2019 sekitar pukul 02.00 Wib. Perbuatan itu dilakukan di Jalan Tjilik Riwut Km 92 RT 17 RW 9 Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim di toko milik Hasni Effendi.

Akibat kejadian itu, korban harus kehilangan monitor dan receiver CCTV, laptop, 2 buah ponsel, 2 bungkus rokok serta uang Rp 600 ribu.

Keduanya mencuri barang berharga korban itu untuk dijual, bahkan laptop sudah sempat mau dibeli seharga Rp 2 juta. Namun belum sempat dibayar keduanya diamankan. (NACO/B-5)

Berita Terbaru