BEM Universitas Palangka Raya Kawal Kasus Penggelapan Uang Kuliah oleh Oknum Dosen

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 04 Oktober 2019 - 18:42 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM) Universitas Palangka Raya akan mengawal kasus dugaan penggelapan uang kuliah tunggal (UKT) sejumlah mahasiswa yang dilakukan oknum dosen honorer berinisial ADM di Fakultas Hukum.

"Kasus ini sudah kami ketahui sejak Minggu kemarin. Hanya dari korban yang melapor meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dulu," ujar Presiden Mahasiswa BEM Universitas Palangka Raya, Karuna Mardyansah, Jumat 4 Oktober 2019.

Karuna mengatakan baik penyelesaian secara kekeluargaan maupun hukum tetap akan dikawal sampai tuntas.

"Kalau secara kekeluargaan tidak ada jalan keluar maka mau tidak mau akan kami bawah ke ranah hukum. Itu tetap kami kawal, sehingga bisa ada keadilan dan ada efek jerah bagi pelaku," tegasnya.

Berkaitan dengan kasus ini, Dekan Fakultas Hukum UPR, Jhon Therson menegaskan informasi tersebut belum diterima pihak fakultas.

Namun jika persoalan tersebut benar, maka pihak fakultas akan mengambil langkah tegas. "Kalau memang benar tentunya sangat kami sayangkan. Tentunya langkah tegas akan kami ambil,"ujarnya. Pihaknya juga akan menggali informasi yang beredar ini biar tahu kejelasannya. (ARNOL/B-6)

Berita Terbaru