Warga Desa Tambaba Pasarkan Anyaman Rotan ke Luar Daerah

  • Oleh Ramadani
  • 04 Oktober 2019 - 18:50 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Warga Desa Tambaba, Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara memproduksi kerajinan anyaman rotan. Bahkan, warga Desa Tambaba pasarkan anyaman rotan ke luar daerah. 

Kepala Desa Tambaba, Redionsyah melalui Kaur Keuangan, Syamsul Arifin, Jumat 4 Oktober 2019 mengatakan, kerajinan yang bahan bakunya rotan adalah salah satu produk unggulan warga di Desa Tambaba, bukan saja untuk dipakai melainkan sekarang ini sangat mendukung usaha warga.

Terlebih, kata Syamsul, di Desa Tambaba tidak ada usaha lain. Rotan adalah sumber usaha. Rotan juga diambil dan dianyam menjadi lampit atau bahan mentah yang sering dijual ke Banjarmasin, Kalsel.

Ia menjelaskan, anyaman rotan dapat diolah dalam berbagai macam jenis anyaman. Misalnya tikar, anjat dan berbagai macam tas maupun dompet. Harga jual hasil kerajinan pun beragam. Mulai Rp 50 ribu hingga Rp 400 ribu.

“Harga anyaman disesuaikan dengan motif dan bentuknya. Kalau anyaman tikar harganya bisa Rp 800 ribu sampai Rp 1,5 juta," ucap Syamsul.

Syamsul juga mengakui, dalam mengembangkan kerajinan ini terdapat sejumlah kendala. Di antaranya belum ada pembeli yang dapat menampung secara terus menerus. 

Selain itu, warga Desa Tambaba belum ada pemasaran yang pasti. "Kami terus melakukan pembinaan melalui pelatihan, tapi kami belum dapat investor khusus untuk menagani produk anyaman royan ini," pungkasnya. (RAMADHANI/B-2)

Berita Terbaru