Masyarakat Barito Utara Diberi Pemahaman untuk Tidak Membakar Lahan

  • Oleh Ramadani
  • 05 Oktober 2019 - 19:26 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan (Karhutla).

“Pencegahan Karhutla ini dilakukan melalui sosialisasi di desa dan kelurahan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan,” kata Bupati Barito Utara, Nadalsyah, Sabtu 5 Oktober 2019.

Bupati menjelaskan terkait sejauhmana upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kondisi kabut asap akibat Karhutla yang menyebabkan ISPA, mata merah, dan pusing.

Yakni BPBD bekerja sama dengan TNI - Polri, Manggala Agni dan masyarakat peduli api untuk melakukan pemadaman.

Sementara upaya Pemkab Barito Utara untuk mengatasi ISPA adalah melalui preventif dan kuratif.

Upaya preventif yang telah dilakukan yaitu melalui penyuluhan kepada masyarakat terkait hidup bersih dan sehat dan pembagian masker gratis.

Sedang upaya kuratif melalui penyediaan rumah oksigen gratis bagi masyarakat yang membutuhkan 18 buah yang tersebar di rumah sakit, puskesmas, dan dinas kesehatan.

“Serta penanganan pasien ISPA baik yang rawat jalan maupun rawat inap di sarana kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah Barito Utara,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-6)

Berita Terbaru