Kemenag Kapuas Terus Berikan Edukasi terkait Penyelenggaraan Ibadah Haji Minimalisasi Hambatan

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 07 Oktober 2019 - 17:06 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas terus memberikan edukasi terkait penyelenggaraan ibadah haji kepada para calon jamaah dan masyarakat. Tujuannya untuk meminimalisiasi hambatan yang bisa saja terjadi.

Kepala Kemenag Kapuas Ahmad Bahruni mengungkapkan, edukasi itu diberikan lewat berbagai cara. Di antaranya dengan terus menyosialisasikan penyelenggaraan ibadah haji itu kepada calon jamaah.

Ia menilai, sosialisasi sangat penting dilaksanakan, terutama kepada masyarakat agar tahu informasi yang valid dan benar. Sehingga tidak ada persepsi yang salah. 

“Kita harus menata niat dengan baik dan benar agar mendapatkan gelar haji yang mabrur. Jangan sampai niat berhaji karena hal lain dan tidak karena Allah," ucap Bahruni kepada wartawan, Senin, 7 Oktober 2019.

Sementara itu, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kapuas Asyhadi, mengatakan bahwa tujuan terus dilaksanakannya sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang penyelenggaraan ibadah haji.

Ia berharap, edukasi itu bisa menjadi informasi tentang haji sehingga nanti tersampaikan kepada masyarakat secara luas. Supaya calon jamaah yang nantinya berangkat pada 2020 tidak mengalami hambatan.

“Menyosialisaskan penyelenggaraan ibadah haji sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami agar calon jamaah puas dalam pelayanan dan kami juga berpesan bagi jamaah haji yang berangkat tahun depan diharapkan menyiapkan dokumen-dokumen sejak dini untuk kelancaran keberangkatan haji," tuturnya.

Sebelumnya, Kasi Pendaftaran dan Pembatalan Haji Kanwil Kemenag Kalteng, Sujono, menjelaskan ada beberapa proses yang harus diperhatikan dalam mendaftar haji. Di antaranya membuka buku tabungan haji di Bank Penerima Setoran Haji (BPS) Syariah.

Dilanjutkan ke Kantor Kemenag dengan membawa persyaratan foto kopi buku tabungan haji, foto kopi KTP, KK, akta lahir, dan buku nikah bagi yang sudah menikah, lembar validasi bank bertuliskan bukti setoran awal.  

“Setelah semua syarat lengkap kemudian di input ke Siskohat barulah keluar nomor antrean porsi," ucapnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-3)

Berita Terbaru