Polri Dalami Penganiaya Faisal Amir

  • Oleh Inilah.com
  • 07 Oktober 2019 - 18:06 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Faisal Amir, mahasiswa Al-Azhar yang menjadi korban kekerasan saat aksi demo menuntut penolakan RUU KUHP dan 5 RUU lainnya mengaku dianiaya oleh oknum polisi saat bentrokan terjadi dalam aksi demo tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan polisi masih mendalami siapa penganiaya yang dimaksud.

Dedi menyatakan Faisal bisa saja tidak terlibat bentrok dalam kerusuhan tersebut.

"Kalau kasus Faisal masih didalami oleh Bareskrim. Belum tentu dia terlibat bentrok dengan aparat. Jadi masih didalami dia itu oleh siapa dianiaya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Senin 7 Oktober 2019.

Faisal Amir mengalami luka serius saat aksi demonstrasi yang berlangsung pada Selasa 24 September 2019.

Sejumlah mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta ikut serta dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta menuntut agar agenda reformasi dituntaskan dan menolak pengesahan sejumlah RUU bermasalah.

Demo berakhir ricuh dan terjadi bentrokan antara polisi dan peserta aksi. Faisal Amir dirawat secara intensif di RS Pelni setelah mengalami pendarahan otak. (INILAH.COM)

Berita Terbaru