Gubernur Kalteng Tegaskan Jangan Sampai Ada Anak Putus Sekolah Akibat Ekonomi

  • Oleh Budi Yulianto
  • 08 Oktober 2019 - 08:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubenur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menegaskan jangan sampai ada anak putus sekolah akibat masalah ekonomi. Baik tingkat SD, SMP maupun SMA. 

"Saya berharap sinergisitas bersama wali kota dan bupati se Kalteng agar jangan sampai satu anakpun putus sekolah karena ekonomi," kata Sugianto Sabran.

Ia menuturkan, mensukseskan keinginan tersebut adalah kewajiban bersama. Oleh sebab itu, gubernur meminta wali kota maupun bupati se Kalteng fokus menangani hal itu. Tentunya juga diharapkan adanya kontrol atau pengawasan dari pihak legislatif. 

Tidak hanya dari sisi pendidikan, peran legislatif juga diharapkan mengontrol pembangunan bidang lainnya seperti pendidikan. 

"Jangan sampai sarana yang dibangun baik kesehatan maupun pendidikan tidak sesuai dengan speknya," ungkapnya.

Hal tersebut disampaikan gubernur ketika menyampaikan sambutan pada acara pengucapan sumpah dan janji pimpinan DPRD Kalteng pada Senin, 7 Oktober 2019.

Empat pimpinan tersebut di antaranya Wiyatno (PDIP) sebagai Ketua DPRD Kalteng, Abdul Razak (Golkar) wakil ketua, Jimmy Carter (Demokrat) wakil ketua dan Faridawaty Darland Atjeh (Nasdem) sebagai wakil ketua. (BUDI YULIANTO/ADV/m)
 

Berita Terbaru