Hakim Vonis 5 Tahun Penjara untuk Pemilik 1 Paket Sabu

  • Oleh Naco
  • 08 Oktober 2019 - 15:52 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit, menjatuhkan vonis lima tahun penjara untuk Mar alias Ju (45), terdakwa pemilik satu paket sabu. Selain itu, ia juga dijatuhi denda Rp 800 juta subsider dua bulan penjara.

Sebelumnya, terdakwa dituntut jaksa selama enam tahun penjara, denda Rp 800 juta subsider empat bulan penjara.

Adapun vonis itu dibacakan Selasa, 8 Oktober 2019 oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit yang diketuai Ega Shaktiana.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Ega Shaktiana dalam amar putusannya.

Terdakwa diamankan pada Jumat, 14 Juni 2019 sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Muchran Ali RT 7 RW 2 Kelurahan Baamang, Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim.

Saat itu terdakwa sedang berada di ruang tamu rumahnya. Kemudian datang petugas dan disaksikan ketua RT setempat, untuk melakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan tersebut ditemukan satu bekas deodoran yang di dalamnya terdapat satu bungkus plastik kecil berisi sabu, potongan sedotan sembilan lembar plastik klip, dan ponsel.

Dalam fakta sidang, terdakwa mengaku mendapat sabu tersebut dari seorang laki-laki yang tidak dikenali. Sehari sebelumnya, terdakwa dihubungi seorang laki-laki yang tidak ia ketahui namanya melalui telepon, untuk mencari narkotika sebanyak tiga kantong. Kemudian terdakwa menyiapkan dengan harga per kantong sebesar Rp 6.000.000.

Terdakwa membeli sabu tersebut dari rekannya bernama Dadak. Harga per kantong dibeli sebesar Rp 5.500.000, kemudian dijual Rp 6.000.000. (NACO/B-11)

Berita Terbaru