200 Anak Sapi Ditampilkan Dalam Panen Pedet di Desa Sungai Pakit

  • Oleh Wahyu Krida
  • 08 Oktober 2019 - 16:56 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 200 anak sapi dari 2.736 ekor pedet hasil pengembangan peternak di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ditampilkan dalam kegiatan panen pedet di Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, Selasa 8 Oktober 2019.

Kegiatan yang dirangkai dengan kontes ternak 2019 ini merupakan agenda rutin Pemkab Kobar guna memotivasi peternak lokal untuk meningkatkan populasi ternak sapi.

"Karena selama ini Kobar sudah dikenal dengan program integrasi sawit sapi. Harapannya program ini bukan hanya gaungnya yang dikenal, namun harus diimplementasikan secara nyata oleh peternak," jelas Bupati Kobar Nurhidayah.

Ke depan Pemkab Kobar akan mencari cara untuk membuka pasar yang akan meneruskan hasil produk peternakan.

"Tadi saya mendapatkan informasi dari dinas bahwa sebenarnya Provinsi Kalteng sudah bisa berswasembada ternak. Bahkan Kalteng juga sudah mampu mensuplai ternak ke Kalbar, Kalsel, dan Kaltim," ucapnya.

Bahkan menurut bupati ada juga permintaan pasokan ternak dari Provinsi DKI Jakarta.

"Karena itulah pasar ternak sangat terbuka luas. Untuk itulah kita mendorong Pemprov Kalteng dan pusat agar bisa membuat regulasi yang mempermudah investor untuk berinvestasi bidang peternakan khususnya di Kobar," sebutnya.

Karena menurut bupati bila hanya mengandalkan hasil penernakan dari peternak tanpa ada bantuan dari investor maka para peternak bakal kelimpungan untuk memenuhi kuota.

"Dengan adanya kemudahan regulasi, bisa mempermudah investor berkiprah di dunia peternakan tentunya bakal berdampak positif bagi pengembangan peternakan sapi bagi peternak lokal," tandasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru