Target Pembukaan Lahan Jagung di Pulang Pisau Tidak Tercapai

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 08 Oktober 2019 - 20:12 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Target pembukaan lahan jagung di Kabupaten Pulang Pisau tidak tercapai karena biayanya besar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Slamet Untung Rianto mengatakan target pembukaan lahan jagung seluas 4.000 hektare, sedangkan yang terealisasi baru 1.700 hektare.

"Masih jauh dari target. Ini karena pembukaan lahan jagung yang cukup mahal biayanya," kata Slamet, Selasa 8 Oktober 2019.

Dia menyebut biaya membuka 1 hektare lahan butuh dana sekitar Rp 800 ribu. Dana itu khusus lahan yang tinggal pemerataan saja.

"Kalau lahan yang masih banyak pohonnya biayanya lebih dari itu," ujarnya. Slamet mengungkapkan kalau masalah ketersediaan lahannya sama sekali tidak masalah. Tingkat kesuburan tanaman jagung ini juga cukup baik.

"Kendalanya hanya pada masalah pembukaan lahan saja. Coba saja kalau ribuan hektare itu memerlukan berapa duit. Itu cukup berat," tandasnya. (M.BADARUDIN/B-6)

Berita Terbaru