Ini Rekomendasi DPRD Barito Timur soal Demo AABB dan Karyawan

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 08 Oktober 2019 - 21:00 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Setelah melakukan rapat penyampaian aspirasi dengan 20 perwakilan pendemo, DPRD Barito Timur akhirnya mengeluarkan surat rekomendasi. 

Dalam rekomendasi DPRD itu ada tiga poin yang dapat menjadi pertimbangan Pemkab Bartim untuk membuat keputusan terkait penutupan jalan PT Pertamina.

Pertama, selama tahap penyelesaian yang dilaksanakan oleh pihak Pemerintah Daerah, DPRD dan Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD), demi untuk menjaga stabilitas keamanan dan stabilitas ekonomi maka DPRD meminta agar tidak ada penutupan ruas jalan.

"Kedua, selama tahap penyelesaian seperti pada poin pertama, maka pihak perusahaan terkait agar tidak memberhentikan atau merumahkan karyawan secara sepihak dalam permasalahan ini," ucap Ketua DPRD Bartim, Nursulitio, Selasa 8 oktober 2019, Sore.

Ketiga, DPRD akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait untuk membahas permasalahan ini.

"Kita juga imbau kepada karyawan dan AABB agar tidak mengambil sikap yang tidak merugikan semua pihak, izinkan kami bekerja sesuai aturan yang ada," imbuhnya.

Sebanyak 20 perwakilan pendemo yang menemui anggota DPRD Bartim merupakan perwakilan dari 4 kelompok masyarakat yakni, karyawan Rimau Grup, Asosiasi Angkutan Batu Bara (ABBB), warga Desa Telang Baru dan Simpatisan. (EKO/B-5)

Berita Terbaru