Dewan Pendidikan Pulang Pisau Soroti Penerapan Sistem Full Day School

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 09 Oktober 2019 - 12:12 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Ketua dewan Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau, Moch Yakin Effendi menyoroti penerapan sistem full day school atau FDS.

Dia menilai dalam penerapan sistem FDS ini dirasa ada yang perlu dipahami lagi secara bersama-sama.

Yakin mempertanyakan mengapa dalam penerapan FDS ini masih ditemukan adanya siswa yang diberikan tugas tambahan di rumah.

Padahal penerapan FDS itu dilakukan agar antara anak dan orang tua bisa memiliki waktu lebih banyak berkomunikasi.

"Kalau masih diberi tugas bagaimana waktu antara orang tua dan anak bisa efektif. Padahal salah satu tujuan diterapkannya FDS agar anak dan orang tua bisa lebih banyak waktu bersama," kata Yakin, Rabu 9 Oktober 2019.

Dia menambahkan dinas pendidikan harusmensosialisasikan kembali bagaimana semestinya sistem penerapan FDS ini.

Harusnya, semua tugas itu diselesaikan di sekolah yang memakan waktu seharian penuh tersebut.

"Saya sepakat adanya FDS. Tetapi jika tidak ada bedanya dengan waktu sekolah seperti biasanya buat apa FDS ini diterapkan," tegasnya.

Yakin mengungkapkan Peraturan Menteri atau Permen Nomor 23 Tahun 2017 tentang hari sekolah yang mengatur sekolah 8 jam sehari selama 5 hari dalam sepekan resmi diterapkan pada tahun ajaran 2017 - 2018.

Jadi semua tugas itu harusnya diberikan dalam waktu belajar selama 8 jam itu.

"Saya harap ini jadi perhatian dinas terkait dan sekolah supaya sistem penerapan FDS ini bisa diperjelas lagi," tandasnya. (M.BADARUDIN/B-6)

Berita Terbaru