Ratusan Santri dan Masyarakat Antarkan Jenazah Pimpinan Ponpes Darul Amin Sampit ke Pemakaman

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 10 Oktober 2019 - 13:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ratusan santri dan masyarakat mengantarkan jenazah pimpinan Pondok Pesantren Darul Amin Sampit, ustadz H Muhammad Fauzan Abror bin KH Muhammad Abror Dahlan untuk dimakamkan di samping kubur sang ayah yang berada di pesantren, Kamis 10 Oktober 2019. 

Jenazah dibawa dari rumah duka menuju masjid Ponpes Darul Amin untuk di salatkan. Ratusan jemaah yang datang langsung memenuhi masjid tersebut.

Bahkan salat jenazah dilaksanakan beberapa kali secara bergilir oleh jemaah yang hadir. 

Kalimat tasbih juga mengiringi kepergian almarhum saat dibawa dari masjid menuju pemakaman.

Sejumlah masyarakat yang datang serta santri terlihat sedih bahkan ada yang menetesakan air mata saat jenazah dimakamkan. 

Pada pemakaman tersebut, turut hadir sejumlah pejabat di Kotim, seperti Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sanggul Lumban Gaol, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Ahmad Sarwo Oboi, Camat Mentawa Baru Ketapang Sutimin.

Bahkan Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel juga langsung ikut mengantar dan proses pemakaman hingga selesai. 

Ustadz Muhammad Fauzan Abror meninggal dunia pada usia 37 Tahun. Almarhum merupakan anak pertama dari 10 saudara pendiri Pondok Pesantren Darul Amin Sampit KH Muhammad Abrar Dahlan. Dirinya memimpin pesantren tersebut selama kurang lebih 13 tahun. 

"Sudah 13 tahun almarhum abang saya memimpin pesantren ini. Dan alhamdulillah sangat banyak kemajuan," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amin Sampit yang juga adik almarhum Ustadz Ahmad Rayan Zuhdi Abrar. 

Dimata sang adik, almarhum adalah seorang kakak panutan. Yang memiliki kepribadian tegas, disiplin, pantang menyerah dalam mengejar sesuatu yang positif. 

"Almarhum merukan kakak yang adil dan selalu menjadi pemersatu keluarga," kata Ustadz Rayan. 

Dia berharap kepada masyarakat di Kotim untuk mendoakan almarhum agar amal ibadah beliau diterima Allah.

Begitu juga dengan Pondok Pesantren Darul Amin Sampit dapat berjalan lebih baik lagi kedepannya, dan dapat melahirkan santri-santri yang bermanfaat bagi orang banyak serta menjadi amal bagi almarhum. 

"Itulah harapan dari almarhum, agar santri di Darul Amin ini dapat menjadi amal jariah almarhum abang saya," terang Rayan. (MUHAMMAD HAMIM/B-6) 

Berita Terbaru