Imanuel Nuhan, Penerjun Payung Pertama RI Tutup Usia

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 10 Oktober 2019 - 15:16 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Penerjun pertama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) Serma (Purn) Imanuel Nuhan meninggal dunia.

Salah satu pelaku sejarah Indonesia ini dikabarkan tutup usia pada Rabu 9 Oktober 2019 sekitar pukul 19.10WIB. Dia meninggal di usia ke 96 tahun.

Putra mantan Prajurit AURI, Hernison saat dihubungi wartawan mengatakan ayahnya meninggal tepat pukul 19.10WIB. Saat ini jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jalan G Obos, Kota Palangka Raya.

"Meninggalnya Rabu 9 Oktober 2019 pukul 19.10WIB mas. Usia Bapak sudah 96 tahun," ujar Hernison, Kamis 10 Oktober 2019.

Pejuang AURI dan pemegang bintang sakti ini menjadi sosok yang membanggakan keluarga dan tanah air.

"Kami sangat bangga memiliki ayah seperti beliau. Jiwa nasionalis dan kebangsaannya sangat tinggi," ujarnya.

Imanuel Nuhan adalah salah satu pelaku sejarah di Indonesia. Dia bersama 12 orang prajurit AURI lainnya tercatat sebagai penerjun pertama Indonesia yang sukses melakukan aksinya pada 17 Oktober 1947 di Desa Sambi, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Imanuel dan teman-temannya tercatat belum pernah mendapat pendidikan terjun payung secara sempurna, kecuali mendapatkan pelajaran teori dan latihan di darat atau ground training. Itu adalah operasi lintas udara pertama dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Sebelum meninggal, Imanuel Nuhan merupakan satu-satunya dari para penerjun pertama RI yang masih hidup. (ARNOL/B-6)

Berita Terbaru