Raniditin Injeksi Tidak Disediakan di Seluruh Puskesmas di Kota Palangka Raya

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 10 Oktober 2019 - 23:28 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Beredarnya informasi tentang bahaya obat raniditin yang mengandung salah satu zat pemicu kanker mendapat tanggapan dari pemerintah kota Palangka Raya.

Plt Kepala dinas kesehatan kota Palangka Raya Andjar Hari Purnomo saat dihubungi menegaskan bahwa keberadaan obat raniditin injeksi tidak tersedia di puskesmas atau rumah sakit yang berada di kota Palangka Raya.

“Saya pastikan puskesmas tidak ada memakai Ranitidin Injeksi, kita bebas dari obat itu,” ujarnya, Kamis 10 Oktober 2019.

Menurutnya, obat yang disediakan di masing-masing puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan yang berada dibawah pemerintah kota Palangka Raya pada dasarnya higienis dan layak dikonsumsi oleh pasien.

"Selama ini pemerintah berupaya menjamin agar masyarakat mendapatkan obat-obat yang higienis untuk kesehatan. Tidak ada yang namanya obat penyembuh penyakit menjadi pemicu penyakit tertentu," jelas Andjar.

Sementara terkait peredaran obat tersebut di apotik ataupun toko-toko obat, Andjar mengatakan akan menjadi kewenangan dari BPOM yang akan melakukan pemeriksaan dan menindaklanjuti lebih lanjut.

“Kita dan BPOM akan terus melakukan pengawasan ketat,” tutupnya. (ARNOL/m)

Berita Terbaru