TNI AL Berikan Bantuan Pengamanan Pelaksanan Sail Indonesia 2019 di Kumai

  • Oleh Wahyu Krida
  • 11 Oktober 2019 - 15:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sesuai tugas dan fungsinyanya selama pelaksanaan Sail Indonesia 2019, yang menjadikan perairan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sebagai salah satu lokasi persinggahannya, TNI AL turut memberikan bantuan pengaman bagi peserta dan kegiatan standar serta pemeriksaan.

Wakil Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Wadanlanal) Banjarmasin Mayor Laut (P) Mochamad Hadi Chahyadi, Jumat, 11 Oktober 2019, menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan SOP standar yang dilakukan saat ada kapal dan warga asing masuk ke perairan Indonesia.

"Dalam kegiatan patroli ini, kita bekerja sama dengan instansi terkait yaitu Imigrasi dan Balai Karantina. Selain melakukan pengecekan paspor dan kelengkapan administrasi lainnya, kita juga mengecek apakah di antara peserta juga ada yang membawa barang yang dilarang masuk ke Indonesia," ujar Wadanlanal.

Semua itu merupakan bentuk pengamanan standar untuk memastikan peserta dan kegiatan berlangsung lancar.

"Kita juga tidak ingin nantinya peserta yang berasal dari berbagai negara tersebut mendapatkan masalah yang berpotensi membahayakan diri mereka sendiri. Sehingga dengan adanya pemeriksaan dan pengecekan ini peserta bisa mengikuti acara dengan aman dan lancar," sebutnya.

Seperti diberitakan, Sail Indonesia 2019 menjadikan perairan Kumai sebagai salah satu persinggahan. Mereka akan tambat di Sungai Kumai pada 9 - 12 Oktober 2019. Rencananya ada 66 kapal yang bakal singgah. Pemilik kapal kemudian mengikuti berbagai kegiatan budaya di Kabupaten Kobar. (WAHYU KRIDA/B-3)

Berita Terbaru