Ribuan Orang Padati Pembukaan Festival Babukung 2019 di Lamandau

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 11 Oktober 2019 - 22:10 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Ribuan orang tumpah ruah memadati arena pembukaan Festival Babukung Kabupaten Lamandau tahun 2019 di pertigaan Jalan Batu Batanggui - Jalan Jagau Mamud, Nanga Bulik, Jumat, 11 Oktober 2019.

Pembukaan Festival Babukung yang merupakan acara tahunan ini meriah seiring dengan digelarnya Karnaval Budaya melibatkan ribuan orang dari perwakilan kecamatan, paguyuban dan organisasi kemasyarakatan baik yang ada di Lamandau maupun berbagai berwakilan dari daerah lain di Kalteng.

Festival yang rencananya digelar selama tiga hari ke depan itu dibuka oleh Bupati Lamandau H Hendra Lesmana. Hadir juga sejumlah kepala daerah termasuk perwakilan pejabat Pemerintah Provinsi Kalteng hingga perwakilan pejabat dari Kementrian Pariwisata RI.

Terlebih, Festival Babukung saat ini sudah masuk sebagai satu di antara 100 acara pada kalender wisata nasional.

Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakan Bupati Hendra, menyatakan, Pemprov Kalteng mengapresiasi penyelenggaraan Festival Babukung.

"Festival Babukung yang sudah dilaksanakan ke sekian kalinya ini merupakan salah satu upaya dalam melestarikan, mengembangkan serta memperkenalkan seni budaya yang ada di Kabupaten Lamandau kepada masyarakat luas," ungkapnya. 

Festival Babukung juga menjadi suatu media bagi para seniman. Melalui kegiatan tersebut masyarakat juga memiliki kesempatan memberikan saran dan masukan kepada para seniman dan pelaku seni. 

"Sehingga diharapkan, nilai-nilai budaya lokal yang ada akan mampu eksis di tengah-tengah arus globalisasi budaya asing," harapnya. 

Salah seorang perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Ratna, menyebut bahwa bukan hal yang mudah satu kegiatan bisa masuk dalam 100 calender of events wonderful Kementerian Pariwisata RI. 

"Namun, pada tahun ini Festival Babukung telah terpilih menjadi salah satu event besar dari ribuan event yang ada di Indonesia. Kabupaten Lamandau yang mungkin belum dikenal oleh masyarakat Indonesia atau bahkan dunia namun telah mencantumkan menjadi salah satu bagian dari 100 event kalender Indonesia," ujarnya. 

Berita Terbaru