Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Mentaya Kenakan Gelang Pelanggan Dharma Lautan Utama

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 13 Oktober 2019 - 08:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Mayat yang ditemukan mengapung di tepi Sungai Mentaya, Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengenakan gelang pelanggan salah satu perusahaan pelayaran yakni PT Dharma Lautan Utama (DLU).

"Mayat itu mengenakan gelang pelanggan PT DLU, namun identitasnya masih belum kami temukan," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasat Pol Air Iptu Jaka Waluya, Minggu 13 Oktober 2019.

Mayat laki-laki tersebut ditemukan tidak bernyawa di Sungai Mentaya Sabtu, 12 Oktober 2019.

Dalam kondisi membengkak dan hanya menggunakan celana pendek dan kaos lengan pendek.

Tidak ditemukan identitas apapun di sekujur tubuhnya. Namun di lengan kirinya ditemukan tanda pelanggan PT DLU. Saat ini polisi sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

"Sudah kami koordinasikan dengan pihak DLU dan penjelasan mereka memang benar itu gelang pelanggan PT DLU," katanya.

Saat ini jasad korban sudah berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit untuk dilakukan visum.

Penyelidikan juga masih terus dilakukan aparat, guna mencari tahu penyebab dan identitas korban. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru