PT DLU Cabang Sampit: Tidak Ada Laporan Penumpang Jatuh atau Lompat dari Kapal

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 13 Oktober 2019 - 09:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Terkait dengan adanya ditemukan mayat laki-laki mengapung di Sungai Mentaya dengan menggunakan gelang pelanggan PT Dharma Lautan Utama (DLU), pihak DLU memastikan tidak ada penumpang jatuh atau melompat dari kapal ke laut atau sungai.

"Tidak ada laporan dari nahkoda atau penumpang yang menyatakan adanya penumpang jatuh atu melompat dari atas kapal," ujar Kepala PT DLU cabang Sampit, Hendrik Sugiharto, Minggu 13 Oktober 2019.

Meski tidak ada laporan mengenai adanya penumpang lompat atau terjatuh, namun mereka mengindikasikan bahwa masyarakat memang menggunakan gelang pelanggan DLU.

"Memang ada indikasi sesosok mayat tersebut pelanggan PT DLU, namun kantor cabang juga tidak ada menginfomrasikan bahwa ada penumpang jatuh ke laut atau sungai," katanya.

Dia belum berani meastikan terkait dengan hal tersebut. Pihaknya sementara ini melakukan pengumpulan data manifest, sehingga jika nantinya ada sanak keluarga mereka mencari, bisa dicocokan segera mungkin.

Sementara itu pada Sabtu 12 Oktober 2019 kemaren, masyarakat menemukan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di tepi Sungai Mentaya, Desa Ganepo, Kecamatan Seranau.

Tidak ditemukan identitas di sekujur tubuh korban, namun di lengan kirinya mengenakan gelang milik PT DLU, sehingga diduga kuat adslah pelanggan DLU. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru