Rangkaian Upacara Adat Bebarasih Banua Dimulai dengan Haul dan Tapung Tawar Perlengkapan Acara

  • Oleh Wahyu Krida
  • 13 Oktober 2019 - 10:26 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rangkaian upacara adat Babarasih Banua yang rurin digelar masyarakat Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) digelar, Minggu 13 Oktober 2019.

Dimulai dengan acara haul HM Idris yang merupakan salah seorang leluhur warga Kumai, kemudian dilanjutkan tapung tawar perlengkapan acara melarung berupa miniatur balai yang diisi berbagai kue tradisional.

"Acara ini digelar beberapa hari kemudian yaitu Rabu 16 Oktober 2019 dimulai dengan menaruh balai yang berisi beragam kue tradisional dibebetapa titik Sungai Kumai," jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kobar, Rosihan Pribadi.

Dia menjelaskan lokasi tempat menaruh balai adalah Sungai Nyirih, Sungai Tendang, Pasar Cempaka, Sungai Panggung, Sungai Kapitan, Sungai Sekonyer, lokasi pantai yang dinamakan Pasir Panjang hingga Muara Sungai Kumai.

"Di Muara Sungai Kumai kemudian dilakukan pelarungan kapal kecil. Kegiatannya Rabu merupakan acara puncak Bebarasih Banua," jelasnya.

Rosihan mengatakan kegiatan ini selain melestarikan budaya Kumai juga sekaligus menjadi daya tarik wisata sesuai prioritas pembangunan pemerintahan Bupati Kobar Nurhidayah.

"Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang juga masuk dalam agenda wisata Kobar," tandasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru