Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Mentaya, Jenazah Moh Slamet Dimakamkan di Sampit 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 14 Oktober 2019 - 15:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Jenazah Moh Slamet (51) yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Mentaya, Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dimakamkan di Sampit. 

"Jenazah korban yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Mentaya dimakamkan di Sampit," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasat Polair Iptu Jaka Waluya, Senin, 14 Oktober 2019. 

Pemakaman dilakukan di Sampit, setelah ada persetujuan dari pihak keluarga korban. Mereka juga sudah ikhlas menerima kepergian korban dan menyatakan bahwa hal itu terjadi sudah kehendak yang maha kuasa. 

Di Sampit, korban tidak memiliki keluarga. Hanya sejumlah teman satu pekerjaan  saja. Sedangkan dirinya di daerah ini baru satu bulan, dan bekerja sebagai tukang perumahan. 

"Dirinya bekerja di Sampit selama 1 bulan terakhir dan berniat pulang ke Jawa hingga akhirnya ditemukan meninggal," kata Jaka. 

Dari pemeriksaan polisi, dan juga hasil visum yang dilakukan oleh pihak rumah sakit, tidak ditemukan bekas benda tumpul ataupun tajam. Sehingga kemungkinan besar, korban murni tenggelam. 

"Hasil visum tidak ada bekas luka atau pukulan benda tajam. Sehingga kemungkinan besar korban tewas tenggelam. Namun kami belum bisa pastikan apakah terjatuh, dijatuhkan, atau sengaja menjatuhkan diri," terang Jaka. (MUHAMMAD HAMIM/B-2) 

Berita Terbaru