Hujan Tak Terjadi, Kebakaran Lahan Mulai Kembali Muncul

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 14 Oktober 2019 - 17:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai terjadi. Baik itu di perkotaan maupun di sejumlah kecamatan. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir tidak terjadi hujan.

Seperti pada Senin, 14 Oktober 2019 siang, kebakaran lahan terjadi di Jalan Lingkar Selatan. Selain itu, sehari sebelumnya juga ada kebakaran lahan di Jalan Jenderal Sudirman Km 18, Jalan HM Arsyad Km 5, Desa Lampuyang, dan Kecamatan Seranau.

Rata-rata lahan yang terbakar tersebut sudah diupayakan untuk penanganan. Dan beberapa di antaranya sudah dipadamkan tim Satgas Karhutla Kotim, yang masih berjaga-jaga.

Sementara, dari pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, pada siang ini setidaknya ada 15 titik hostpot yang terpantau.

"Ada 15 hot spot yang terpantau di satelit kami pada hari ini," kata Kepala BMKG Bandara H Asan Sampit, Nur Setiawan.

Dari 15 titik tersebut, paling mendominasi adalah di wilayah Kecamatan Teluk Sampit, dengan 11 titik. Sedangkan sisanya terbagi di beberapa titik. 

Munculnya titik hostpot dan Karhutla tersebut karena dalam beberaka hari terakhir, daerah ini tidak diguyur hujan. Namun pihaknya memprediksi bahwa beberapa hari kedepan potensi hujan masih tinggi. 

"Potensi hujan masih tinggi. Karena saat ini cuaca di Kotim memasuki masa peralihan dari kemarau ke penghujan," terang Setiawan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru