Bupati Kotawaringin Barat Resmikan Pasar Indra Sari Berkonsep Tradisional Modern

  • Oleh Wahyu Krida
  • 18 Oktober 2019 - 11:36 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah resmikan Pasar Indra Sari yang berkonsep tradisional modern yang mulai dibangun sejak 2016, Jumat, 18 Oktober 2019.

Peresmian pasar yang dibangun secara bertahap dengan total 25 paket pekerjaan menggunakan totak APBD Kobar senilai Rp 152.086.115.780 itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kobar Nurhidayah.

Seremonial peresmian pasar juga dihadiri oleh Satuan Organisasi Pimpinan Daerah (SOPD) dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kobar.

"Salah satunya yang diresmikan hari ini yaitu bangunan pasar blok A dan B. Setelah pasar ini selesai dibangun 2018, pasar ini memiliki fasilitas 1 gedung pasar yang terdiri dari 66 kios, 524 lapak, 2 ruang pengelola pasar, 1 mushola, 6 wc, 4 ruang fasilitas umum, intstalasi air / listrik, travelator dan lainnya," jelas Bupati.

Bupati mengatakan, pedagang yang menjadi prioritas pertama mendapatkan lapak adalah pedagang yang aktif berjualan di Pasar Tembaga Indah dan yang kedua adalah pedagang eks kebakaran 2013 sehingga tidak aktif berjualan, namun memiliki kartu identitas pedagang dan memenuhi syarat mendapatkan lapak baru.

"Kemudian prioritas ketiga adalah pedagang aktif pasar Indra Sari yaitu namun tidak dapat tempat yang layak hingga mereka berjualan di tempat yang tidak sebagaimana mestinya," jelas Bupati.

Bupati berharap, dukungan dan peran serta para pedagang untuk terus meramaikan pasar tradisional modern ini.

"Selain itu juga diharapkan peran serta menjaga kebersihan dan ketertiban agar para pedagang yang berjualan serta pembeli bisa nyaman dan aman mengunjungi dan berbelanja di pasar ini," jelas Bupati. (WAHYU KRIDA/B-2)

Berita Terbaru