Pengunjung Lampion Night Market di Kelurahan Melayu Membeludak

  • Oleh Ramadani
  • 18 Oktober 2019 - 23:56 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Lampion Night Market yang digelar Pemerintah Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, sangat diminati masyarakat. Bahkan, pada malam pertama penyelenggaraan saja, Jumat, 18 Oktober 2019, pengunjung yang datang sudah membeludak.

Lurah Melayu Reddy Wahyu Nugraha saat ditemui di lokasi kegiatan mengatakan, dalam Lampion Night Market ada 50 pedagang yang berpartisipasi.

"Sekitar 30 pedagang menjajakan makanan dan minuman, sedangkan sisanya yakni lapak barang dan jasa," ungkap Reddy.

Disampaikannya, kegiatan Lampion Night Market ini dilaksanakan dua hari yakni 18 - 19 Oktober 2019.

"Kegiatan ini merupakan uji coba dan ini merupakan upaya Kelurahan Melayu dalam pengembangan UKM yang ada di Kota Muara Teweh," jelasnya.

Sementara itu, seorang pengunjung, Nina, mengungkapkan bahwa Lampion Night Market ini sangat menarik. Dia bahkan berharapkan kegiatan seperti ini dapat diadakan kembali.

"Paling tidak nantinya kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan setiap bulannya, sehingga dapat menjadi tempat hiburan masyarakat," ucapnya.

Informasi yang diperoleh Borneonews, setiap pedagang dikenai biaya Rp 50 ribu untuk membuka lapak pada Lampion Night Market. Iuran tersebut untuk membayar lapak, listrik, dan kebersihan. (RAMADANI/B-3)

Berita Terbaru