Keberadaan Masyarakat Hukum Adat Masih Ada di Beberapa Desa Kabupaten Sukamara

  • Oleh Norhasanah
  • 21 Oktober 2019 - 11:26 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Keberadaan masyarakat hukum adat di Kabupaten Sukamara hanya ada di beberapa desa yang saat ini tersebar di Kecamatan Permata Kecubung, Kecamatan Balai Riam dan Kecamatan Sukamara.

"Beberapa waktu lalu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukamara telah melakukan identifikasi keberadaan masyarakat hukum adat," ucap Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi, Senin, 21 Oktober 2019.

Menurut Ahmadi, berdasarkan identifikasi, masyarakat hukum adat hanya berada di lima desa saja, yaitu Desa Kenawan, Desa Semantjun, Desa Kartamulya, Desa Natai Sedawam dan Desa Nibung Terjun.

"Dari hasil identifikasi tersebut, diperoleh hasil bahwa di beberapa desa tersebut masih kita temui hutan yang masih terjaga, serta masyarakat hukum adat yang memiliki kearifan lokal terkait dengan upaya perlindungan dan konservasi sumber daya alam dan lingkungan," ujar Ahmadi.

Ahmadi melanjutkan, upaya penjagaan yang dilakukan masyarakat hukum adat juga sejalan dengan misi keempat pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Sukamara tahun 2018-2023.

"Yaitu mendorong kemandirian ekonomi uang berbasis sumber daya alam lokal seperti pertanian, perikanan, industri dan pariwisata, yang tentunya juga dengan memperhatikan kualiyas lingkungan hidup," tukas H Ahmadi. (NORHASANAH/B-2)

Berita Terbaru