Kondisi Hutan dan Lahan Kabupaten Sukamara Kritis

  • Oleh Norhasanah
  • 21 Oktober 2019 - 11:38 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi mengatakan, saat ini kondisi hutan dan lahan yang ada di Kabupaten Sukamara dalam kondisi kritis.

"Dari sisi lingkungan, kondisi hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Sukamara dalam kondisi kritis," ucap H Ahmadi dalam acara sosialiasi pengakuan masyarakat hukum adat, Senin, 21 Oktober 2019.

Menurut Ahmadi, kritisnya kondisi lahan dalan hutan di Kabupaten Sukamara terlihat dari Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL) dan Indeks Tutuhan Hutan (ITH) tahun 2018 yang masuk dalam kategori rendah.

"IKTL kita  hanya 47,9 dan ITH sebesar 27,76 saja, kedua indeks ini terendah kedua di Provinsi Kalimantan Tengah," tuturnya.

"Selain itu, berdasarkan hasil kajian lingkungan hidup RPJMD Kabupaten Sukamara tahun 2018-2023 kondisi daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup kita untuk jasa ekosistem penyediaan air, pengaturan air dan pemurnian air berada pada kondisi buruk," ujar Ahmadi.

Wabup Sukamara tersebut berharap, melalui sosialisasi pengakuan masyarakat hukum adat dalam rangka upaya perlindungan serta konservasi sumber daya alam dan lingkungan dapat memperbaiki kondisi lahan dan hutan di Kabupaten Sukamara.

"Mudah-mudahan acara ini membawa manfaat bagi kita, terutama dalam menjaga kondisi lahan dan hutan yang kita miliki saat ini," harap H Ahmadi. (NORHASANAH/B-2)

Berita Terbaru