Warga Desa Mantaren I Diduga Terserang Penyakit Rabies Usai Digigit Anjing

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 21 Oktober 2019 - 14:06 WIB

 BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bocah berusia 8 tahun berinisila Ca, warga Desa Mantaren I Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau diduga terserang penyakit rabies. Ca diduga terkena penyakit rabies usai digigit anjing. 

Hanya saja, gigitan anjing itu didapat sekitar sembilan bulan yang lalu. Ca digigit di bagian tangan kanan. 

Menurut Dh (53), ayah dari Ca, dirinya belum tahu persis apakah penyakit yang diderita anaknya itu merupakan penyakit rabies. Sebab, gigitan anjing itu sudah sejak sembilan bulan yang lalu.

"Hanya saja menurut keterangan pihak kesehatan, gejala yang diderita anak saya itu gejala rabies. Cuma katanya ada rabies yang gejalanya cepat muncul dan ada yang lama tapi tetap mematikan," kata Dh, Senin 21 Oktober 2019.

Ia membeberkan, sudah sejak satu bulan ini Ca mulai mengeluh sakit dada dan sebagainya. Bahkan, terkadang anaknya mengalami kejang dan badannya semakin kurus. 

"Anak saya itu digigit saat di sekolah. Anjing itu datang menyerang. Tidak lama usai menggigit, anjing itu dibunuh oleh pemiliknya," tandasnya. (M.BADARUDIN/B-2)

Berita Terbaru