Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Medan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bupati Kotim Pastikan Isu Pembunuhan Pemuda di Sampit Hanya Kabar Bohong

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 22 Oktober 2019 - 18:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, mengingatkan masyarakat agar tidak termakan isu adanya pembunuhan terhadap pemuda salah satu suku di Sampit. Isu itu dipastikan hanya kabar bohong.

"Masyarakat jangan termakan isu adanya pembunuhan tersebut. Karena informasi tersebut adalah bohong," kata Supian Hadi, Selasa 22 Oktober 2019.

Itu disampaikan Supian Hadi usai rapat bersama Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Dandim 1015 Sampit Letkol Czi Akhmad Safari, dan juga tokoh adat di Kotim. Mereka melakukan koordinasi terkait dengan isu-isu yang berkembang di masyarakat sejak Senin, 21 Oktober 2019, malam hingga hari ini. 

Hasilnya, dipastikan isu tersebut tidak benar. Dan mereka sudah bertemu dengan kedua korban dan melihat secara langsung fisiknya. Bahkan, tidak ada luka atau bekas tusukan benda tajam apapun di badan korban. 

"Korban sehat-sehat saja, dan saya juga sudah berbincang-bincang dengan mereka berdua. Jadi informasi adanya pembunuhan dan penusukan itu tidak benar," kata Supian. 

Dia meminta kepada masyarakat di Kotim ini agar selalu menjaga situasi kamtibmas. Karena hal itu menjadi hal yang utama untuk kemajuan daerah. 

Isu yang mengkhawatirkan tersebut tersebar, ketika pada Senin, 22 Oktober 2019 malam terjadi pengeroyokan 9 orang pemuda terhadap 2 korban. Saat itu, kabar beredar, korban mengalami luka berat dan tewas. 

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, bahwa pengeroyokan tersebut tidak membuat korban terluka. Bahkan mereka masih terlihat sehat tanpa ada luka apapun.

"Saya hanya berharap agar para tokoh agama dan tokoh adat di Kotim sama-sama mengajak agar masyarakat selalu damai, tidak ada yang memprovokasi, atau hal lainnya. Karena kamtibmas sangat penting untuk kemajuan daerah," harap Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru