Bangkai Buaya di Sungai Dusun Belanti Memiliki Panjang 2,5 Meter

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 22 Oktober 2019 - 22:56 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bangkai buaya yang sebelumnya sempat menjadi perbincangan di media sosial akhirnya ditemukan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit di Sungai Dusun Belanti, Desa Bemgkoang Makmur, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dengan panjang 2,5 meter, Selasa 22 Oktober 2019.

"Bangkai buaya ini kami temukan di Sungai Dusun Belanti. Buaya ini memiliki panjang sekitar 2,5 meter," ujar Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah.

Saat ditemukan, kondisi bangkai sudah membusuk. Bahkan mengeluarkan aroma tidak sedap dan dipenuhi lalat. Bahkan kondisi kepalanya sudah terlihat tengkoraknya.

Pihak BKSDA tidak bisa mengangkat atau menarik bangkai buaya ke daratan untuk dikuburkan, sehingga mereka hanya mengikatnya dan membawanya ketempat atau hutan yang sepi serta diikat ke pohon.

"Jadi bangkai buaya tersebut kami ikat ke pohon di hutan yang jauh dari pemukiman. Agar baunya tidak tercium oleh masyarakat," terangnya.

Buaya yang mati ini jenis buaya muara, namun pihak BKSDA belum mengetahui penyebab buaya ini mati.

Karena saat ditemukan oleh warga kondisinya sudah mengapung tidak bernyawa. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru