Kepala Kemenag Kapuas Sebut Ada 9 Dasar Pondok Pesantren Layak Disebut Laboratorium Perdamaian

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 23 Oktober 2019 - 17:10 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Kantor Kemenag Kapuas Ahmad Bahruni menyebutkan, setidaknya ada 9 dasar dan alasan pondok pesantren layak disebut laboratorium perdamaian, ditambah lagi pesantren merupakan tempat menyemai ajaran Islam Rahmatanlilalamin.

Ahmad Bahruni menyebutkan 9 alasan dan dasar pesantren disebut sebagai laboratorium perdamaian itu diantaranya kesadaran harmoni beragama dan berbangsa, metode mengaji dan mengkaji, para santri biasa diajarkan untuk khidmah (pengabdian).

"Kemudian pendidikan kemandirian, kerjasama dan saling membantu dikalangan santri, gerakan komunitas seperti kesenian dan sastra tumbuh subur di pesantren," ucap Bahruni, Rabu, 23 Oktober 2019.

"Dilanjutkan merawat khazanah kearifan lokal, prinsip maslahat merupakan pegangan yang sudah tidak bisa ditawar lagi oleh kalangan pesantren dan yang terakhir penanaman spiritual,” lanjutnya.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa Indonesia juga sebagai anggota tidak tetap dewan keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Artinya Indonesia dalam menginisiasi dan mendorong proses perdamaian dunia semakin kuat dan nyata, menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa," katanya.

Dia berharap, peran pondok pesantren semakin aktif lagi ke depan dalam mewujudkan perdamaian dunia, sehingga bisa semakin memajukan bangsa. "Ini harapan kami ke depan dalam momentum hari santri kemarin," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-2)

Berita Terbaru