Jhon Krisli Paparkan Keadilan Pembangunan saat Mendaftar ke Partai Golkar

  • Oleh Naco
  • 25 Oktober 2019 - 15:52 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bakal calon Bupati Kotawaringin Timur HM Jhon Krisli memaparkan keadilan pembangunan dan pengalaman bakal calon saat mendaftar ke Partai Golongan Karya, Jumat, 25 Oktober 2019.

Jhon juga menjelaskan alasannya mendaftar ke Golkar. Sebab, dia tahu partai itu saat ini pemenang kedua Pemilu di Kotim. Juga partai yang tua dan berpengalaman dalam demokrasi.

Dia juga menyampaikan visi dan misinya yakni Adil dan Makmur. Yakni agar ke depan ada pemerataan pembangunan di perkotaan hingga pelosok. Baik itu di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, listrik, air bersih hingga telekomunikasi. Karena selama ini imej pembangunan itu hanya ada di pelosok.

"Bayangkan saja, ada daerah di utara Kotim 20 - 30 tahun ini tidak merasakan listrik dan telekomunikasi. Juga belum merasakan pemerataan pembangunan lainnya," tegasnya.

Dia ingin bertarung di Pilkada Kotim 2020, untuk mewujudkan itu semua dengan adil. Agar seluruh masyarakat di kota, selatan, dan utara bisa merasakan kemakmuran.

Jhon Krisli menjelaskan soal efektivitas jabatan bupati dan wakil bupati terpilih hanya 2,5 tahun saja. Karena calon terpilih nanti akan mengikuti Pilkada Serentak 2024.

"Sehingga masa jabatan setelah dilantik pada 2021 hanya 3,5 tahun saja, dan pada 2021 itu masih RPJMD bupati lama, RPJMD bupati baru mulai 2022. Jadi, efektifnya 2,5 tahun saja," tegas Jhon.

Maka dari itu yang perlu dicermati, harus memilih bakal calon yang berpengalaman baik di birokrasi, pemerintahan, maupun penganggaran.

"Saya paham soal itu karena saya 15 tahun di DPRD dan 3 periode jadi Ketua DPRD Kotim," tandasnya. (NACO/B-11)

Berita Terbaru