PDAM Perlu Dana Talangan dari Pemko Palangka Raya

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 25 Oktober 2019 - 16:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur PDAM Kota Palangka Raya, Budi Harjono menekankan untuk mendapatkan dana hibah dan bantuan dari kementerian pusat diperlukan talangan dana dari pemerintah daerah.

"Pemerintah daerah terlebih dahulu harus memberikan dana talangan kepada PDAM Palangka Raya," ucap Budi, Jumat, 25 Oktober 2019.

Ia menjalaskan dana talangan tersebut nantinya tidak akan digunakan oleh PDAM. Dana akan dikembalikan ke kas daerah setelah dana hibah dari Kementerian PUPR cair.

"Jadi sangat penting bagi pemerintah daerah untuk mengalokasikan dana penyertaan modal dalam APBD 2020 nanti," ucap Budi .

Budi berharap ke depannya PDAM bisa mendapat penyertaan modal dari Pemerintah Kota Palangka Raya sebesar Rp 1,5 miliar di tahun anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 mendatang.

"Dalam waktu dekat kami dari PDAM Palangka Raya akan menyampaikan program kerja di tahun 2020 dalam rapat koordinasi di Kementerian PUPR di Jakarta," tandasnya. (HERMAWAN DP/B-2)

Berita Terbaru