Bupati Kotawaringin Barat Cek Jenazah Nelayan Tanpa Kepala

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 27 Oktober 2019 - 12:02 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah langsung mendatangi RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, pasca menerima informasi penemuan mayat nelayan tanpa kepala, Subanrio alias Iban, yang sebelumnya dikabarkan menghilang, Minggu, 27 Oktober 2019.

Jenazah korban ditemukan di Pantai Kendawangan Kalimantan Barat, pada Jumat, 25 Oktober 2019 lalu. Kemudian dibawa ke RS Sultan Imanuddin untuk diotopsi.

Nurhidayah mengatakan, kedatangannya ke rumah sakit, untuk memastikan dan mengetahui sejauh mana kondisi korban.

"Kita telah melakukan komunikasi dengan tim forensik RSUD Sultan Imanuddin. Berdasarkan keterangan keluarga, ada dua bukti yang meyakinkan jenazah ini adalah salah satu dari 3 nelayan yang dikabarkan hilang beberapa waktu lalu," kata Nurhidayah.

Bupati menyampaikan, berdasarkan keterangan dari keluarga korban. Salah satunya celana dan tanda di badan.

"Jadi ada semacam tanda lahir atau tanda-tanda di tubuh jenazah, yang menandakan itu korban," terangnya.

Nurhidayah menjelaskan, kondisi korban secara kasat mata sudah tidak bisa dikenali. Pasalnya, sudah terjadi pembusukan dan juga kepala jenazah belum ditemukan dan organ tubuh lainnya tidak lengkap.

"Saya harapkan bagian tubuh yang hilang dapat ditemukan, sehingga dapat lebih detail lagi apa penyebab kematiannya. Kita jangan menerka-nerka," tegas Nurhidayah.

Sebelumnya, pada 4 Oktober 2019, tiga nelayan dikabarkan hilang kontak. Yaitu Irwansyah alias Dondoy (35), Sunarto alias Nato (35) dan Subanrio alias Iban (40). Semuanya warga Jalan Perwira Gang Kenanga RT 10, Kelurahan Mendawai. (DANANG/B-11)

Berita Terbaru