Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Banjarmasin Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Penuhi Panggilan Bareskrim, Bupati Kobar: Jalankan Tugas Sesuai Sumpah Jabatan untuk Pertahankan Aset Negara

  • Oleh Wahyu Krida
  • 31 Oktober 2019 - 15:06 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah mengatakan kedatangannya ke Bareskrim Polri akhir Oktober 2019 merupakan wujud kepatuhannya sebagai warga negara untuk mengklarifikasi tuduhan penyerobotan terkait sengketa lahan di Jalan Rambutan terkait pelaporan ahli waris Brata Ruswanda.

Menurut bupati ada sekitar 12 pertanyaan yang diajukan penyidik Barsekrim kepada dirinya.

"Intinya saya menyampaikan kepada penyidik bahwa sesuai sumpah jabatan sebagai Bupati Kobar dan undang-undang, pemasangan plang yang dilaporkan ahli waris sebagai penyerobotan tanah, semata-mata murni untuk mempertahankan aset Pemkab yang juga merupakan aset negara," jelas bupati, Kamis 31 Oktober 2019.

Sehingga pihaknya tidak ada motif atau motivasi untuk keuntungan pribadi dalam hal mempertahankan lahan tersebut.

"Semata-mata ini lantaran sumpah jabatan saya sebagai kepala daerah untuk menjalankan roda pemerintahan ini berjalan aman kondusif. Salah satunya bagian pengamanan aset pemkab," jelasnya.

Bupati menjelaskan sebenarnya dalam masalah ini secara perdata, Pemkab Kobar sudah memang.

"Bahkan keputusan memenangkan Pemkab Kobar juga sudah dikeluarkan Mahkamah Agung. Namun ternyata keluarga ahli waris almarhum Brata Ruswanda tidak terima dan melaporkan kami, ya kita ikuti saja prosesnya. Pastinya lahan tersebut merupakam aset  Pemkab Kobar yang secara otomatis merupakan aset milik negara Indonesia. Tentunya kami berkewajiban untuk mempertahankannya," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru