DPRD Kotim Pernyatakan Sejumlah PDAM di Kecamatan Belum Berfungsi

  • Oleh Naco
  • 01 November 2019 - 15:12 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur mempertanyakan banyaknya pembangunan PDAM di beberapa kecamatan, namun sudah bertahun-tahun ini tidak berfungsi.

"Apa sih penyebabnya, PDAM harus atasi persoalan ini," kata anggota Komisi IV DPRD Kotim, Bima Santoso, Jumat, 1 November 2019.

Bima mengatakan, jika alasan itu hanya karena persoalan genset seyogyanya tidak berlarut-larut sampai sekarang. Hal itu pun menuai keluhan dari masyarakat.

"Seperti di kecamatan Cempaga itu, warga memertanyakan itu," ucap politisi PKB tersebut.

Bima Santoso khawatir jika persoalan ini tidak segera diatasi, fasilitas yang ada menjadi rusak begitu saja. Padahal, anggaran untuk pembangunan itu tidak sedikit.

"Seperti apa perencanaannya dulu itu sampai berlarut-larut," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kotim, Dadang H Syamsu mengatakan, sejumlah persoalan di PDAM ini sudah dibahas di internal mereka. 

Bahkan persoalan itu akan jadi atensi mereka. Dalam waktu dekat, DPRD akan memanggil manajemen PDAM untuk menguak seperti apa permasalahan yang terjadi.

"Kita tiap tahun penyertaan modal miliaran rupian terus. Apa dampaknya bagi masyarakat selama ini. Apakah distribusi dan kualitas air sudah baik, hingga kepada pelayanannya. Selama ini keluhan sangat banyak, bahkan langsung disampaikan ke kita," tandasnya. (NACO/B-11)

Berita Terbaru