2.052 Hektare Lahan di Kotawaringin Timur Terbakar Selama Musim Kemarau 2019 Ini

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 03 November 2019 - 20:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Selama musim kemarau 2019 ini, ada 2.052 hektare lahan di Kotawaringin Timur terbakar. 

"Ada 2.052 hekatere lahan yang terbakar yang terjadi selama bulan Juli hingga Oktober 2019 kemarin," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim M Yusup, Minggu, 3 November 2019.

Dari ribuan hektare tersebut, setidaknya ada 247 kejadian, rata-rata didominasi di daerah selatan seperti Kecamatan Pulau Hanaut, Teluk Sampit, Mentaya Hilir Utara, dan Mentaya Hilir Selatan. Sedangkan di wilayah tengah Kotim, penyumbang Karhutla terbanyak yakni Kecamatan Baamang. 

"Dari 247 kejadian tersebut, 80% diantaranya dapat kami tangani," kata Yusup. 

Hingga saat ini, tidak ada lagi Karhutla yang terjadi di Kotim. Karena saat ini sudah memasuki musim penghujan. Sehingga semak belukar tidak lagi mudah terbakar seperti pada saat musim kemarau yang lalu. 

"Alhamdulillah tidak ada lagi Karhutla di daerah ini, dan mudah-mudahan hal yang sama tidak lagi terjadi pada tahun berikutnya," harap Yusup. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)

Berita Terbaru