Pemkab Kotim Diingatkan Perhatikan Insentif RT dan RW

  • Oleh Naco
  • 06 November 2019 - 19:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, M Khozaini  mengingatkan Pemkab Kotim agar memperhatikan tunjangan atau insentif para ketua RT dan RW.

Menurut pria yang membidangi urusan pemerintahan ditingkat desa itu, sekarang juga yang perlu diperjuangkan untuk aparatur ditingkat desa ini adalah RT dan RW , untuk insentif mereka perlu ditambah lagi dari APBD Kotim, karena dengan kondisi saat ini terlalu kecil.

"Saat ini kisaran nilai insentif itu sekitar Rp 200 ribu - Rp 300 ribu. Sementara tugas dan tanggungjawab seorang ketua RT dan RW itu sebenarnya bukan hal yang mudah," kata Khozaini, Rabu, 6 November 2019. 

Maka dari itu untuk mempertajam fungsi dan tugas itu perlu dibarengi dengan perhatian kesejahteraan mereka mulai dari insentif tersebut.

Khozaini mengakui, peran RT dan RT itu  mulai dari kamtibmas sampai kepada urusan rumah tangga pribadi jadi urusan mereka. Bahkan bisa dikatakan ketua RT ini adalah ujung tombak permerintah desa dan sekaligus sebagai  barisan terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Khozaini mengharapkajn agar janji pemerintah sebelumnya untuk menaikan insentif kepada RT dan RW ini harus dibuktikan dalam bentuk alokasi anggaran di tahun 2020. 

"Apapaun alasannya harus dialokasikan karena  mereka sudah  terlalu berharap, dan jika itu diingkari pemerintah maka saat itu dianggap sudah mengingkari janjinya,” tandasnya.

Secara anggaran dia akan mendukung melalui DPRD Kotim. Bahkan di Komisi I ia yakin anggaran kenaikan insentif ini akan berjalan mulus. (NACO/B-5)

Berita Terbaru