Sopir Setubuhi Pelajar SMA Bawa Surat Damai dan Siap Nikahi Korban

  • Oleh Naco
  • 07 November 2019 - 14:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - AS (19),  sopir bus sekolah salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang menyetubuhi pelajar SMA yang masih berumur 16 tahun membawa surat damai. Terdakwa siap nikahi korban.

Penasihat hukum terdakwa, Bambang Nugroho mengatakan, surat damai itu antara pihak terdakwa dengan orangtua korban. Di mana isinya mencabut laporannya.

"Karena ini sudah berproses semoga jadi pertimbangan bagi jaksa dan hakim untuk meringankan terdakwa," kata Bambang, Kamis, 7 November 2019.

Dalam perdamaian itu terdakwa juga berjanji akan bertanggung jawab dan akan menikahi korban jika nantinya sudah bebas dari jeratan hukum.

Meskipun demikian terdakwa mengakui terus terang perbuatannya. Fakta sidang diketahui orangtua korban pada 24 Juli 2019. Saat itu korban baru saja disetubuhi terdakwa di messnya di perusahaan sawit Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Korban ketika itu diantar terdakwa mengambil motor korban yang ditinggal di Jalan Jenderal Sudirman, di sebuah warung kopi. Keduanya terkejut melihat di lokasi itu banyak laki-laki termasuk ayah korban. Hingga korban dan terdakwa dibawa ke kantor polisi. Saat diinterograsi terdakwa terus terang mengakui perbuatannya.

Terdakwa juga mengakui perbuatan asusila itu bukan kali pertama ia lakukan dengan korban. Mereka juga pernah bersetubuh sebanyak 3 kali pada 11 Juli 2019 di mess terdakwa. (NACO/B-5)

Berita Terbaru