APBD Miliki Peranan Strategis Dukung Aktivitas Pemerintahan

  • Oleh Ramadani
  • 07 November 2019 - 19:06 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Juru bicara fraksi Gerindra, Muhammad Harris Fitriady mengatakan APBD memiliki peranan sangat strategis untuk mendukung aktivitas pemerintahan.

Fungsi tersebut yakni untuk menunjang pelayanan publik, implementasi beragai macam regulasi, meningkatkan pembangunan di berbagai sektor, dan pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, APBD juga merupakan instrumen teknis dari pembangunan yang ingin diwujudkan pemkab, dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Harris Fitriady menyarankan agar proyek multiyears yang sudah disepakati bersama, apabila ada perubahan bentuk atau tipe harus dimusyawarahkan dengan DPRD. Selanjutnya lelang proyek agar segera dilakukan atau dipercepat lebih awal.

Dalam hal penganggaran, pemerintah daerah seharusnya mempunyai data yang lengkap. Lainnya, agar pola penyerapan anggaran dilakukan dalam gerak yang berimbang, proporsional dan berkelanjutan. Sehingga mampu melahirkan efek positif bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Kajian

Fraksi Amanat Rakyat Karya Sejahtera (ARKS) berpendapat raperda APBD tahun anggaran 2020 harus benar-benar merupakan hasil dari kajian yang mendalam. Setiap pasal yang dibahas agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Juru bicara fraksi ARKS, 7 November 2019 mengatakan Perda APBD merupakan sebuah peraturan yang sangat penting dan pedoman bagi pengunaan dana untuk pembangunan di daerah.

“Kesalahan pengelolaan APBD dapat mengakibatkan kerugian negara,” jelasnya.

Fraksi ARKS memberikan catatan dan masukan, yakni belanja daerah sebagai komponen keuangan daerah dalam kerangka ekonomi makro. Sehingga, diharapkan memberikan dorongan atau stimulan terhadap perkembangan ekonomi daerah.

"Fraksi kami mengharapkan pemkab perlu melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan anggaran termasuk kepada stakeholder dan masyarakat," katanya. (RAMADHANI/B-11)

Berita Terbaru