Mereka yang Akan Gabung ke Partai Gelora

  • Oleh Teras.id
  • 07 November 2019 - 21:22 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gelora Indonesia tengah mempersiapkan acara deklarasi resmi. Senin lalu, para penggagas partai baru ini telah mendatangi notaris untuk mengurus akta pendirian perkumpulan, agar selanjutnya bisa mendapatkan status badan hukum partai dari Kementerian Hukum dan HAM.

Mayoritas penggagas partai ini adalah eks pimpinan PKS, seperti Anis Matta, Fahri Hamzah, Mahfudz Siddiq, Rofi Munawar, dan Achmad Rilyadi.

"Deklarasi akan dilakukan jika semua aspek kelengkapannya sudah siap dan selesai semua. Kalau kelahiran Gelora Indonesia sudah pada 28 Oktober lalu, bertepatan Hari Sumpah Pemuda," ujar Mahfudz Siddiq saat dihubungi Tempo pada Rabu malam, 6 November 2019.

Selain eks kader, sejumlah kader PKS pun disebut akan merapat ke bakal partai baru ini. Mereka adalah Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dan bekas Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana. "Mereka bagian dari pendiri," ujar Mahfudz.

Selain eks dan kader PKS, adapula Politikus Partai Demokrat, Deddy Mizwar yang disebut telah siap loncat pagar dan bergabung dengan Partai Gelora Indonesia.

Fahri Hamzah sebelumnya menargetkan partai ini ikut serta mendukung paslon dalam Pilkada 2020. Sebab, ujar Fahri, banyak di antara para inisiator partai ini merupakan kepala daerah inkumben atau orang yang punya peluang jadi kepala daerah.

Fahri menyebut nama Hadi Mulyadi dan Triwisaksana sebagai calon kepala daerah inkumben atau orang yang punya peluang didukung Partai Gelora menjadi kepala daerah pada Pilkada 2020 mendatang.

Saat dikonfirmasi, Triwisaksana meminta publik menunggu kejutan Partai Gelora. "Tunggu saja, akan dibahas lebih dalam nanti setelah deklarasi," ujar pria yang akrab disapa Bang Sani ini, saat dihubungi kemarin malam. (TERAS.ID)

Berita Terbaru