Keluarga Korban Menduga Kematian 2 Awak KM Berkat Barokah Tidak Wajar

  • Oleh Wahyu Krida
  • 08 November 2019 - 16:32 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penemuan dua dari tiga awak kapal motor Berkat Barokah dengan anggota tubuh hilang yaitu kepala dan tangan dianggap keluarga korban bahwa kematian mereka tidak wajar.

Seorang keluarga korban yaitu Sugiarto berharap pihak kepolisian bisa melakukan penyelidikan terkait kematian keluarga mereka.

"Dua jenazah ditemukan dengan kondisi yang sama. Karena itulah kami anggap kematian mereka tidak wajar. Kami menduga adanya tindak kriminalitas," ujar Sugiarto, Jumat 8 November 2019.

Menurutnya, pihak keluarga tetap melakukan upaya guna menguak misteri kematian keluarga mereka.

"Tapi kita tetap menunggu upaya institusi kepolisian untuk mengungkap kasus ini. Bila nanti tidak ada kejelasannya, tidak menutup kemungkinan keluarga akan melaporkan hal ini ke Polda Kalteng," jelasnya.

Karena pihak keluarga tentunya ingin mendapatkan kejelasan mengenai penyebab kematian korban.

Diketahui, dua dari tiga awak KM Berkat Barokah yang hilang 4 Oktober 2019  yaitu Irwansyah alias Dondoi (35 tahun) dan Subanrio alias Iban (40).

Semuanya warga Jalan  Perwira Gang Kenanga RT 10, Kelurahan Mendawai sudah ditemukan dalam kondisi tewas.

Sedangkan satu awak kapal lagi yaitu Sunarto alias Nato (35) hingga kini masih belum diketahui keberadaanya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru