Pilkades Muara Inu Dipastikan Berlangsung Tanpa Penundaan

  • Oleh Ramadani
  • 08 November 2019 - 18:00 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh -  Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades di Desa Muara Inu Kecamatan Lahei dipastikan berlangsung tanpa penundaan. Meski pun ada aksi warga yang meminta pilkades di desa itu ditunda.

Aksi demo ini dilakukan oleh pendukung dua calon kades Muara Inu.  Namun, sebelumnya juga, Bupati Barito Utara H Nadalsyah menegaskan, hasil seleksi calon kepala desa yang akan mengikuti pemilihan kepala desa serentak tahun 2019 sudah sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

"Walau bagaimana pun ada calon kades yang gugur lalu menggugat, keputusan tidak kami ubah dan tidak bisa diulang kembali. Silakan mau demo ke DPRD dan Pemkab akan kami hadapi nantinya, karena kami mengeluarkan keputusan hasil seleksi berdasarkan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” ujar Nadalsyah.

Ia menambahkan, sesuai dengan peraturan calon kades yang akan mengikuti Pilkades serentak tahun 2019 hanya diikuti maksimal lima orang di setiap desa. Lebih dari lima orang, berarti harus ada yang digugurkan.

Nadalsyah mengharapkan agar para calon dapat menerima hasil keputusan pemilihan karena hasil tersebut merupakan pilihan masyarakat dan dianggap terbaik untuk memimpin desa ke depannya.

Sementara Wakil Bupati Barut Sugianto Panala Putra, Jumat 8 November 2019 menegaskan, pilkades serentak berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan panitia seleksi.

“Tidak ada pilkades yang ditunda. Tetap berjalan sesuai tahapan. Kita harapkan Pilkades serentak 2019 ini berjalan aman dan lancar tanpa ada kendala," kata wabup Sugianto panala Putra.

Menambahkan hal tersebut, Plt Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara, Eveready Noor mengatakan sesuai dengan rekomendasi dari DPRD, pihaknya masih menunggu petunjuk dari pimpinan, karena saat ini Bupati berada di luar daerah.

“Kami masih menunggu petunjuk dari pimpinan. Dalam satu hari atau dua hari kedepan, apakah Pilkades Muara Inu ditunda atau tidak, akan kami beritahukan, dan akan kami kordinasikan kembali dengan DPRD,” kata Eveready Noor. (RAMADHANI/B-2)

Berita Terbaru